Materi TIU CPNS: Analogi Gambar
Kenali perubahan bentuk, posisi, arsiran, dan orientasi untuk menyelesaikan analogi gambar TIU.
Dasar analogi gambar
Analogi gambar memakai pola A berubah menjadi B, kemudian aturan yang sama diterapkan pada C untuk memilih D. Yang dicari adalah transformasi, bukan gambar yang paling mirip. Satu perubahan dapat memengaruhi orientasi, posisi, jumlah unsur, atau isian sekaligus.
Sebelum membaca pilihan, sebutkan ciri gambar awal: bentuk luar, jumlah objek, arah penunjuk, tempat objek kecil, dan pola arsiran. Dengan daftar ini kita dapat membandingkan perubahan secara sistematis.
Perubahan yang perlu diperiksa
| Unsur | Pertanyaan pemeriksaan |
|---|---|
| Rotasi | Apakah bentuk diputar 90, 180, atau 270 derajat? |
| Pencerminan | Apakah kiri dan kanan atau atas dan bawah ditukar? |
| Posisi | Apakah objek berpindah sudut atau sisi? |
| Isian | Apakah putih menjadi hitam atau arsiran berpindah? |
| Jumlah | Apakah objek ditambah, dikurangi, atau digandakan? |
Rotasi dan pencerminan berbeda. Rotasi mempertahankan urutan bagian mengelilingi bentuk, sedangkan pencerminan membaliknya. Untuk membedakannya, ikuti satu ciri yang tidak simetris, misalnya titik kecil pada salah satu sisi.
Contoh bertahap
Contoh 1. Panah atas berubah menjadi panah kanan. Aturannya putar 90 derajat searah jarum jam. Jika C adalah panah kiri, hasilnya panah atas. Jangan menerapkan arah putar yang berbeda pada C.
Contoh 2. Sebuah persegi dengan titik di kiri atas berubah menjadi titik di kanan atas, sementara orientasi bentuk lain tercermin. Ini dapat menunjukkan pencerminan kiri-kanan. Titik kiri bawah akan berpindah ke kanan bawah. Titik kanan atas saja belum cukup membedakan semua aturan jika bentuknya simetris, sehingga gunakan seluruh ciri.
Contoh 3. Lingkaran kosong dengan dua titik menjadi lingkaran hitam dengan tiga titik. Jika aturan yang ditunjukkan jelas berupa pembalikan isian dan penambahan satu titik, segitiga kosong dengan empat titik menjadi segitiga hitam dengan lima titik. Bentuk luarnya tetap.
Strategi eliminasi
- Rumuskan perubahan A ke B sebelum melihat jawaban.
- Terapkan aturan ke C dalam urutan yang sama.
- Coret pilihan yang melanggar ciri paling mudah dihitung.
- Periksa arah, letak, dan isian pada pilihan tersisa.
Pilihan pengecoh sering hanya memenuhi sebagian aturan, misalnya arah benar tetapi titik salah tempat. Pastikan semua ciri sesuai.
Cek pemahaman
Jika panah bawah diputar 90 derajat searah jarum jam, arahnya menjadi kiri. Bayangkan putaran seperti jarum jam, bukan mengikuti arah baca teks. Contoh bergambar berikut membantu menguji pencatatan ciri pada bentuk yang lebih lengkap.
Contoh bergambar dari bank latihan
Perhatikan perubahan gambar I menjadi II. Terapkan aturan yang sama pada gambar III. Pilih susunan yang tepat untuk menggantikan tanda tanya. Posisi kisi tetap; perubahan berlaku pada bentuk di dalamnya. Jika pergeseran melampaui tepi kisi, bentuk masuk kembali dari sisi seberangnya.

A.

B.

C.

D.

E.

Jawaban: D. Putar seluruh susunan 90 derajat searah jarum jam. Aturan ini mengubah I menjadi II dan harus diterapkan pada semua bentuk di III, bukan hanya satu bentuk. Hasilnya: Baris atas dari kiri: persegi kosong, lingkaran kosong, tanpa bentuk; Baris tengah dari kiri: tanpa bentuk, tanpa bentuk, persegi hitam; Baris bawah dari kiri: lingkaran hitam, tanpa bentuk, tanpa bentuk.
Lanjut ke latihan
Kerjakan 30 soal Analogi Gambar dan pelajari pembahasannya. Coba menjawab sendiri, lalu gunakan pembahasan untuk meninjau konsep yang masih perlu dipelajari.
Materi sebelumnya: Soal Cerita
Materi berikutnya: Ketidaksamaan
Rujukan dan catatan
Penjelasan BKN tentang cakupan TIU (arsip 2021; digunakan untuk gambaran kemampuan, bukan ketentuan seleksi tahun berjalan).
Materi dan contoh disusun untuk belajar mandiri oleh tim JawabSoalOnline.com. Bukan soal resmi, bocoran, atau jaminan kelulusan. Jadwal, ambang batas, dan ketentuan seleksi harus diperiksa pada pengumuman resmi yang berlaku.
Jawab soal di halaman khusus latihan, lalu lihat hasil dan pembahasannya.
Jawab 30 Soal