Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Desimal - Matematika Kelas 6 SD
Pelajari membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal untuk kelas 6 melalui penjelasan, contoh bertahap, latihan, dan pembahasan.
Tujuan belajar
Kamu akan memahami membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal, memilih langkah yang sesuai, dan memeriksa hasilnya berdasarkan nilai serta konteks soal.
Membandingkan desimal berarti menentukan nilai yang lebih kecil, lebih besar, atau sama. Gunakan tanda <, >, dan = sesuai hubungan kedua bilangan. Banyaknya angka di kanan koma tidak langsung menunjukkan bilangan mana yang lebih besar.
Bandingkan bagian bulat lebih dahulu
Pada 2,09 dan 1,95, bagian bulat dua lebih besar daripada satu. Karena itu 2,09 lebih besar daripada 1,95 tanpa perlu membandingkan bagian desimalnya. Jika bagian bulat sama, lanjutkan ke persepuluhan, kemudian perseratusan, sampai ditemukan perbedaan pertama.
Pada 0,7 dan 0,65, kita dapat menuliskan 0,7 sebagai 0,70. Persepuluhan tujuh lebih besar daripada enam, sehingga 0,70 > 0,65. Jangan menyimpulkan bahwa 65 lebih besar daripada 7 lalu mengatakan 0,65 lebih besar. Kedua angka itu menempati nilai tempat berbeda.
Menambahkan nol untuk membantu
Bilangan 1,2 dan 1,20 sama nilainya. Menambahkan nol di belakang bagian desimal membantu menyamakan banyak tempat tanpa mengubah nilai. Bilangan 0,08 lebih kecil daripada 0,48 karena keduanya dapat dibandingkan sebagai delapan perseratusan dan empat puluh delapan perseratusan.
| Bilangan | Bentuk bantu | Nilai bagian desimal |
|---|---|---|
| 0,5 | 0,50 | 50 perseratusan |
| 0,48 | 0,48 | 48 perseratusan |
| 0,08 | 0,08 | 8 perseratusan |
Nol boleh ditambahkan di belakang bagian desimal, bukan di sembarang tempat. Mengubah 0,5 menjadi 0,05 menggeser nilai lima dari persepuluhan ke perseratusan. Perubahan itu memperkecil nilai, sehingga bukan bentuk senilai.
Mengurutkan beberapa bilangan
Untuk urutan naik, mulai dari yang paling kecil. Misalnya 0,7; 0,65; 0,8; dan 0,75 dapat ditulis sementara sebagai 0,70; 0,65; 0,80; dan 0,75. Urutan naiknya adalah 0,65; 0,70; 0,75; 0,80. Tanda titik koma memisahkan bilangan karena tanda koma sudah digunakan sebagai pemisah desimal.
Untuk urutan turun, mulai dari nilai terbesar. Bilangan 4,8; 4,08; dan 4,18 jika diurutkan turun menjadi 4,8; 4,18; 4,08. Memiliki dua angka desimal tidak membuat 4,18 lebih besar daripada 4,8.
Membaca data pengukuran
Saat membandingkan jarak atau massa, samakan satuannya dahulu. Jika semua jarak dalam km, bandingkan nilai desimalnya langsung. Jika sebagian dalam meter, ubah ke satuan yang sama sebelum mengurutkan. Jangan menganggap angka yang lebih besar selalu menyatakan jarak lebih jauh jika satuannya berbeda.
Pertahankan label data ketika mengurutkan. Jika jarak rumah Ali 1,25 km, Beni 1,5 km, dan Cici 1,05 km, urutan terdekat adalah Cici, Ali, lalu Beni. Menukar nama pemilik data akan menghasilkan kesimpulan yang salah walaupun urutan bilangannya benar.
Memeriksa batas perbandingan
Bilangan 0,45 terletak di antara 0,4 dan 0,5 karena 0,40 < 0,45 < 0,50. Jika tanda yang digunakan ketat, kedua batas tidak termasuk jawaban. Perhatikan kata di antara, paling kecil, dan paling besar agar sesuai dengan pertanyaan.
Cek pemahaman
- Bandingkan 0,6 dan 0,58.
- Apakah 2,30 sama dengan 2,3?
- Urutkan naik 1,2; 1,02; 1,12.
Pembahasan
- Nilai 0,60 lebih besar daripada 0,58.
- Ya. Nol di belakang bagian desimal tidak mengubah nilai.
- Urutannya 1,02; 1,12; 1,2.
Ringkasan
Bandingkan bagian bulat, lalu tempat desimal dari kiri. Gunakan nol tambahan di belakang jika membantu, samakan satuan, dan pertahankan label data saat mengurutkan.
Jawab soal di halaman khusus latihan, lalu lihat hasil dan pembahasannya.
Jawab 10 SoalSetelah menyelesaikan materi dan latihan subbab, coba soal campuran dari bab ini.
Buka latihan akhir bab