MatematikaSD Kelas 5

Sudut Siku-Siku - Matematika Kelas 5 SD

Kenali sudut 90 derajat, uji dengan pojok kertas, dan bedakan ukuran bukaan dari panjang kaki sudut.

Tujuan belajar

Kamu akan mengenali sudut siku-siku di sekitar rumah dan sekolah, memeriksanya dengan alat sederhana, serta menjelaskan mengapa arah gambar dan panjang garis tidak mengubah besar sudut.

Mengenali seperempat putaran

Bayangkan kamu menghadap utara lalu berputar ke kanan hingga menghadap timur. Putaran itu adalah seperempat dari satu putaran penuh. Besarnya 90°, dibaca sembilan puluh derajat. Sudut dengan besar tepat 90° disebut sudut siku-siku.

Satu putaran penuh besarnya 360°. Karena 360 dibagi 4 sama dengan 90, empat putaran siku-siku searah membawa kita kembali ke arah semula. Dua putaran siku-siku menghasilkan setengah putaran, yaitu 180°. Jangan menyebut setiap perubahan arah sebagai siku-siku: besar putarannya harus diperiksa.

Bentuk dan tanda pada gambar

Dua kaki sudut saling tegak lurus dengan tanda kotak kecil di titik pertemuannya.

Kotak kecil di dekat titik sudut menandai sudut siku-siku. Tanda ini menyatakan hubungan tegak lurus antara kedua kaki sudut. Jika gambar tidak diberi tanda atau ukuran, periksa dengan alat; jangan hanya mengandalkan kemiripan bentuk pada layar.

Sudut siku-siku tidak harus menyerupai huruf L yang berdiri tegak. Ketika seluruh gambar diputar, bukaan antara kedua kakinya tetap sama. Gambar yang miring juga dapat menunjukkan sudut 90°. Panjang kedua kaki pun boleh berbeda.

Menguji dengan pojok kertas

Gunakan pojok kertas persegi panjang yang masih utuh. Tempatkan pojoknya tepat di titik sudut benda yang ingin diperiksa. Sejajarkan satu tepi kertas dengan salah satu sisi benda. Perhatikan apakah tepi kertas yang lain juga tepat berimpit dengan sisi berikutnya.

Jika kedua tepi berimpit, sudut benda tersebut siku-siku. Jika sisi kedua benda berada di dalam bukaan pojok kertas, bukaannya lebih kecil dari 90°. Jika berada di luar, bukaannya lebih besar dari 90°. Cara ini membandingkan dengan acuan 90°, bukan menentukan ukuran tepat setiap sudut.

Contoh di sekitar kita

Pada persegi dan persegi panjang, keempat sudutnya siku-siku. Pojok papan tulis persegi panjang, bingkai foto persegi, dan pertemuan garis mendatar dengan garis tegak pada kotak-kotak merupakan contoh yang mudah diamati. Benda nyata dapat berubah bentuk atau terlihat berbeda karena sudut pandang, sehingga sebaiknya diuji langsung.

Pada jam analog tepat pukul 03.00, jarum panjang menuju angka 12 dan jarum pendek menuju angka 3. Sudut yang lebih kecil di antara keduanya adalah 90°. Tepat pukul 09.00 juga memberi sudut kecil 90°. Penjelasan ini berlaku pada waktu yang disebutkan secara tepat; di antara jam tersebut jarum pendek ikut bergerak.

Kesalahan yang perlu dihindari

Memanjangkan kaki sudut tidak memperbesar bukaannya. Membuat garis lebih tebal juga tidak mengubah ukurannya. Sudut mengukur perubahan arah, sedangkan panjang garis diukur dengan cm atau m. Kita menuliskan besar sudut dalam derajat, bukan sentimeter.

Cek pemahaman

  1. Berapa besar tiga putaran siku-siku yang dilakukan searah?
  2. Ada berapa sudut siku-siku pada sebuah persegi panjang?
  3. Apakah sudut siku-siku berubah besar ketika gambarnya dimiringkan?

Pembahasan

  1. Tiga kali 90° sama dengan 270°.
  2. Ada empat sudut siku-siku, masing-masing 90°.
  3. Tidak. Memutar seluruh gambar tidak mengubah bukaan kedua kakinya.

Ringkasan

Sudut siku-siku besarnya tepat 90° atau seperempat putaran. Gunakan tanda kotak, pojok kertas, atau alat ukur untuk mengenalinya. Perhatikan bukaan sudut, bukan panjang kaki atau posisi gambar.

Latihan pemahaman

Jawab soal di halaman khusus latihan, lalu lihat hasil dan pembahasannya.

Jawab 10 Soal